BSP adalah aditif yang dirancang khusus untuk mencegah media kultur jaringan dari berbagai jenis kontaminan seperti jamur dan bakteri. BSP adalah jawaban definitif terhadap tantangan berkelanjutan dalam mengatasi kontaminasi yang berasal dari udara, air, dan sumber endogen.

Dengan menerapkan teknik aseptik laboratorium yang tepat dan menggunakan BSP secara konsisten, Anda dapat meningkatkan tingkat keberhasilan eksperimen kultur jaringan secara signifikan dan mencapai hasil yang konsisten.

Keuntungan BSP:

  • Pada dosis yang tepat, BSP adalah anti kontaminasi yang sangat efektif namun tidak mengganggu proses biologis penting seperti germinasi benih in vitro, proliferasi kalus, dan regenerasi kalus.
  • BSP menghambat pertumbuhan spora bakteri dan jamur secara simultan. Formula BSP stabil terhadap panas sehingga dapat disterilkan bersama media menggunakan autoclave tanpa kehilangan efektivitasnya.
  • BSP dapat dan harus digunakan sebagai komponen standar dalam media kultur jaringan dan secara substansial lebih terjangkau dibandingkan antibiotik konvensional yang sering digunakan.
  • Meskipun BSP dirancang terutama untuk mengatasi kontaminasi dari sumber udara, air, dan kontak manusia, produk ini juga dapat digunakan untuk mengurangi kontaminasi endogen dalam banyak kasus.
  • BSP tidak mempengaruhi profil genetik tanaman Anda, menjamin integritas hasil regenerasi plantlet.

Cara Penggunaan BSP:

Dosis Umum:
Dengan pengecualian kontaminasi endogen, rentang dosis yang direkomendasikan adalah 0,5-2 ppm . (Untuk proliferasi kalus, organogenesis, dan embriogenesis, rentang yang disarankan adalah 0.5-1 ppm). Untuk mengatasi tingkat kontaminasi endogen yang lebih tinggi, diperlukan dosis BSP yang lebih tinggi.

Informasi Produk

Nama Produk : BSP
Keunggulan : Stabil di suhu tinggi dan Autoclavable
Penggunaan : Pencegah kontaminasi mikroba untuk media Kultur Jaringan
pH : 2-4
Kapasitas : 50 ml, 100 ml, 1000ml
Wujud : Cair
Warna : Bening
Bau : Mild
Solubitilas : sempurna dalam air
Cocok : Untuk Kultur Jaringan

Stabil disimpan disuhu ruangan

  • Mengontrol kontaminasi mikroba dari sumber udara
  • Menjaga media dari paparan kontaminan air
  • Menekan pertumbuhan kontaminan endogen dalam jaringan
  • Meningkatkan peluang keberhasilan eksperimen kultur
  • Mempertahankan daya hidup benih yang dikultivasi in vitro
  • Mengoptimalkan proliferasi dan pertumbuhan kalus
  • Menjaga stabilitas dan sterilitas media jangka panjang

50 ml = Rp. 670.000

100 ml = Rp. 990.000

1000 ml = Rp. 8.900.000